Minggu, 22 Januari 2012

Sejarah Perkembangan Internet


Tugas I (D3 Perpustakaan)
Dini Suryani Kirana / 100213304252
Mata Kuliah Jaringan Informasi Digital oleh Moh. Syafi’i S. Kom

Internet bagi dunia pendidikan merupakan suatu wahana informasi untuk mempercepat akses penyampaian informasi dari pihak ke pihak lain dalam hitungan detik. Dengan pemanfaatan internet kita dapat memperoleh informasi dan saling bertukar pikiran dengan pihak yang berada jauh dengan kita dalam sesaat. Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang ini perkembangan teknologi sangatlah cepat, jika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, bisa jadi kita akan ketinggalan informasi. Internet sendiri diambil dari kependekan kalimat inter-network, yang artinya jaringan beberapa komputer yang secara luas menyediakan berbagai informasi dan fasilitas, memiliki stabilitas hubungan antar jaringan dengan menggunakan protokol komunikasi standar salah satu kecanggihan teknologi tersebut, yaitu suatu jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia yang di dalamnya terdapat semua sumber informasi dari yang statis hingga yang dinamis dan efektif. Karena penggunaannya yang mudah dan efisien membuat internet menjadi suatu kebutuhan primer bagi semua orang dari semua kalangan. Beberapa pemanfaatan internet yang sering digunakan adalah surfing mailing, community, group conference, multy network, dan messenge. Masih cukup banyak fasilitas internet yang tidak dapat dijelaskan satu per satu dalam perkembangannya untuk mendukung kita dalam memperoleh informasi dan mendukung perjalanan kita sehari-hari.
Teknologi ini semula adalah milik Amerika Srikat yang dibuat tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Srikat melalui proyek DAPRA (Defense Advanced Research Projects Agency) untuk urusan Kemiliteran yang disebut APRANET (Advanced Research Project Agency Network) yaitu jaringan komputer yang tersebar di daerah-daerah vital utuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Mulanya jaringan ini hanya terhubung di 4 titik saja, yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara dan University of Utah. Pada Oktober 1972, APRANET diperkenalkan ke khalayak ramai. Tak lama kemudian proyek ini berkembang secara pesat sampai di seluruh dunia.
Proyek ARPANET ini merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru pada tahun 1982 dan yang sekarang ini dikenal sebagai TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protokol) untuk menjadi protocol resmi. Pada tahun 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 100 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Maka dari itu APRANET dipecah menjadi dua , yaitu MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. Tahun 1990, Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Pada tahun yang sama juga internet mulai masuk ke Indonesia yang lebih dikenal sebagai Paguyuban Network.
Berikut kronologi kejadiannya:
Tahun
Kejadian
1957
Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958

Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962
J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an
Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an
ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968
Jaringan Tymnet dibuat.
1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP). CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986
Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.


Berikut video tentang Sejarah Perkembangan Internet:


Sumber:
Pratama, Bagus. 2006. Internet untuk Orang Awam. Palembang. Maxikom
Fajar, Aryo,. dkk. 2010. Buku Panduan Praktikum Sistem Informasi Manajemen. Jember. Fakultas Pertanian Uiversitas Jember
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
http://yudhim.blogspot.com/2008/02/sejarah-internet.html